Notification

×

Iklan

Iklan

Hama dan Penyakit pada Ikan,Serta Cara Mencegah Hingga Cara Mengobati

Kamis, 06 April 2023 | April 06, 2023 WIB Last Updated 2023-04-06T06:48:44Z

NAMA : SELFINDA LUSI

PRODI :TEKNIK BUDIDAYA PERIKANAN(B) 

NIT : 22.3.06.068

MATA KULIAH : HAMA DAN PENYAKIT PADA IKAN

DOSEN PENGAMPUH : RIRIS YULI VALENTINE ,S.Pi.,M.P

Hama dan Penyakit pada Ikan,Serta Cara Mencegah Hingga Cara Mengobati. 

Membudidayakan ikan dalam skala besar,sangat dipertimbangkan kualitas perawatannya.Hal yang di waspadai adanya sarangan penyakit ikan,yang perlu di diantisipasi:

1.ikan lele

2.ikan mas

3.ikan patin


Tahap pemula,kerugian ekonomi akibat infeksi penyakit pada industri perikanan akuakultur juga sangat besar.

Maka diperlukan untuk mendapatkan solusi seperti:

○Pengendalian lalu lintas ikan atau kapadatan ikan dalam kolam

○Perbaikan genetik benih atau indukan

○Perawatan dalam budidaya


Penyebab Penyakit Ikan Budidaya. 

1.Penyebab penyakit Ikan oleh Faktor Internal 

  Penyakit ikan akibat faktor internal diakibatkan oleh faktor genetik/keturunan,kelainan saraf,sekresi internal,imunodefisiensi dan metabolisme

2.Penyebab penyakit Ikan oleh Faktor Eksternal

    Penyebab penyakit pada ikan:

1.perubahan kondisi lingkungan

2.faktor keturunan

3.mikroorganisme

4.dan hewan parasit


Penyakit Non Infeksius Akibat Lingkungan

  Penyebab penyakit ini diantaranya adalah:

○keracunan akibat meledaknya jumlah populasi plankton, cemaran akibat limbah kimia/limbah industry atau pestisida

○menyebabkan keracunan nitrit,dan keracunan amonia


  Penyakit Akibat Malnutrisi. 



Penyakit malnutrisi ini dapat disebabkan oleh kekurangan kekurangan vitamin A, C, B-1, dan asam lemak essensial.mal nutrisi ini dapat menyebabkan penyakit seperti:

1.Kekurangan vitamin A menyebabkan mata menonjol, kebutaan, hingga pendarahan pada kulit dan juga ginjal,

2.Kekurangan vitamin B-1 dapat menyebabkan ikan kehilangan nafsu makan, terjadi pendarahan dan penyumbatan pembuluh darah

3.Kekurangan asam lemak essensial dapat pigmentasi pada ikan berkurang dan terjadi infiltrasi lemak pada kulit.

4.Kekurangan vitamin C dapat mengakibatkan scoliosis dan lordosis


  Penyakit Akibat Kelainan Genetis

Penyakit akibat kelainan genetis dipicu oleh beberapa faktor, salah satunya adalah akibat perkawinan satu keturunan (inbreeding). Beberapa penyakit yang terjadi akibat pemijahan secara inbreeding adalah:

○Mudah terkena penyakit akibat infeksi pathogen.

○Pertumbuhan dan perkembangan organ tubuh tidak sempurna

○Pertumbuhan ikan sangat lambat, sehingga menyebabkan bantet/kontet.


Penyakit Akibat Infeksi



Patogen yang dapat dikelompokkan menjadi 4 kelompok yaitu :

1.penyakit jamur

2.penyakit parasit

3.penyakit bakteri

4.penyakit virus


  Jenis Penyakit Ikan Dalam Budidaya


jenis penyakit yang disebabkan oleh jamur,parasit,bakteri dan virus. 

Penjelasan mengenai jenis penyakit:

1.Bercak Putih(White Spot)



Bercak putih atau bintik putih sering disebut sebagai white spot atau “Ich”. Penyakit bercak putih ini bersifat obligat parasitic, dan pada sangat ganas.


Akibat serangan penyakit ini, ikan dalam satu kolam dapat mati seluruhnya (100%) hanya dalam waktu beberapa hari saja. Oleh sebab itu, penyakit ini sangat ditakuti oleh petambak, karena merupakan jenis penyakit ikan ait tawar yang paling mematikan.


Penyebab Penyakit Bercak Putih: Ichthyophthirius multifiliis atau “Ich”. Biasanya menyerang ikan budidaya air tawar seperti ikan lele, ikan nila, gurame dan jenis lainnya. Selain itu juga menyerang ikan hias seperti ikan cupang, ikan koi, louhan dan jenis lainnya.


Gejala klinis Penyakit Bercak Putih:


1.Gelisah

2.Nafsu makan menurun

3.Terjadi perubahan perilaku, karena sering menggosok-gosokkan badan pada benda di sekitarnya

4.Cara bernafas megap-megap.

5.Menyukai aliran masuk nya air.

6Tampak bintik-bintik putih di sirip, kulit atau insang akibat parasir.

Cara Pencegahan Penyakit Bercak Putih:


○Pertahankan suhu air pada angka ≥ 29o C.

○Lakukan pergantian air secara berkala

○Berikan suplemen yang mengandung bakteri apatogen, sehingga dapat mencegah perkembangan pathogen, seperti Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan secara berkala. Dosis yang dianjurkan adalah 6 ml/m2, dan ulangi setiap 10 hari.

Cara Mengobati Ikan Sakit White Spot:

​Pindahkan ikan yang sehat ke air bersih, dan pisahkan dengan ikan yang telah terinfeksi.

Ikan yang terinfeksi white spot dengan tingkat prevalensi dan intensitas yang rendah, dapat dilakukan pengobatan dengan perendaman menggunakan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan.

Fungsi Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan bukan untuk mengobati secara menyeluruh namun untuk meminimalisir ikan yang terserang maupun ikan yang menunjukkan gejala.

2.Aeromonas Atau Penyakit Merah (Motile Aeromonas Septicemia)



Penyakit aeromonas merupakan jenis penyakit ikan air tawar yang disebabkan oleh bakteri Aeromonas hydrophila yang dapat menyerang ikan di semua rentang usia. Berikut ini penjelasan tentang penyakit aeromonas,


Penyebab Penyakit Merah :


Infeksi Aeromonas hydrophila

​Dipicu oleh kondisi stress yang disebabkan oleh kepadatan tinggi, malnutrisi, perawatan 

​kurang baik, kualitas air yang buruk, serta fluktuasi suhu air yang ekstrim.

​Kondisi lingkungan yang terus memburuk dapat menyebabkan kematian hingga 100%


Gejala Klinis Penyakit Merah:


Nafsu makan berkurang.

​Warna tubuh kusam/gelap.

​Suka berkumpul di dekat saluran pembuangan

​Kulit tampak kasat, dan terdapat ekses lendir.

​Terjadi perdarahan pada pangkal sirip, ekor, sekitar anus dan beberapa bagian tubuh lain.

​Sisik luka hingga terlepas, terdapat luka di sekitar mulut, dan bagian tubuh lain.

​Terjadi dropsy yang ditandai perut membengkan dan lembek berisi cairan merah kekuningan.

​Onfeksi parah menyebabkan ikan lemas dan mati.


Pencegahan Penyakit Merah:

Lakukan perendaman benih menggunakan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan. 

​Lakukan vaksinasi anti aeromonas (HydroVac).

Lakukan desinfeksi sarana budidaya pada sebelum dan selama proses pemeliharaan ikan

Tambahkan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan yang mengandung immunostimulan, serta multivitamin secara rutin selama pemeliharaan

Hindari penyebab stress (fisik, kimia, biologi)

Jaga dan perbaiki kualitas air secara keseluruhan, utamanya dengan mengurangi kadar bahan organik terlarut pada air.

Lakukan penggantian air baru secara berkala/

Selalu lakukan pengelolaan kesehatan ikan secara terpadu (ikan, lingkungan dan pathogen). 


Cara Mengobati Ikan Sakit Aeromonas:

Rendam ikan yang terinfeksi dengan menggunakan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan yang mengandung bakteri apathogen. Sehingga dapat menyerang bakteri pathogen penyebab aeromonas.


Fungsi Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan bukan untuk mengobati secara menyeluruh namun untuk meminimalisir ikan yang terserang maupun ikan yang menunjukkan gejala.

 3. Bacterial Fin/Tail Rot/Pseudomoniasis


Pseudomoniasis merupakan jenis penyakit ikan air tawar, laut maupun payau yang dapat menyebabkan kerugian besar. Sebab, penyakit ini dapat mengakibatkan kematian dalam waktu cepat dan dalam jumlah besar.


Penularan penyakit pseudomoniasis ini dapat melalui lingkungan atau kontak langsung dengan ikan yang sakit. Utamanya, serangan penyakit ini bisa sangat mudah jika ikan dalam kondisi rentan atau lemah akibat lapar, suhu yang terlalu dingin, atau kondisi air tidak baik.


Penyebab Penyakit Pseudomoniasis: Pseudomonas spp.


Gejala Klinis Penyakit Pseudomoniasis:

Penyebab Penyakit Pseudomoniasis:

Pseudomonas spp.

Gejala Klinis Penyakit Pseudomoniasis:

Ikan menjadi lemah dan pergerakannya lambat.

Nafas megap-megap dan sering ke permukaan air.

Warna insang pucat

Warna tubuh berubah gelap.

Didapati bercak-bercak merah pada bagian kulit/sisiknya.

Terjadi kerusakan pada sirip, insang dan kulit

Timbul lendir berlebihan, lalu timbul perdarahan

Sirip dan ekor membusuk, kemudian rontok.

Terjadi perdarahan pada perut ikan, kemudian menjadi menjadi kembung (dropsy).

Pencegahan Penyakit Pseudomoniasis:

Hindari terjadinya stress (fisik, kimia, biologi)

Jaga kualitas air secara keseluruhan, utamanya kurangi kadar bahan organik terlarut.

Berikan pakan dalam jumlah yang sesuai dosis (jagnan berlebihan/kekurangan)

Lakukan pengelolaan kesehatan ikan secara terpadu (ikan, lingkungan dan patogen)

Isi kolam dengan kepadatan yang dianjurkan (jangan terlalu padat).


Cara Mengobati Ikan Sakit Pseudomoniasis:


Rendam ikan yang terinfeksi dengan menggunakan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan yang mengandung bakteri apathogen. Sehingga dapat menyerang bakteri pathogen penyebab pseudomoniasis.


Fungsi Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan bukan untuk mengobati secara menyeluruh namun untuk meminimalisir ikan yang terserang maupun ikan yang menunjukkan gejala.

  4. Trichodiniasis atau Penyakit Gatal

Penyakit gatal pada ikan ini menyerang semua benih ikan. Baik menjadi penyakit ikan air tawar, penyakit ikan hias, bahkan ikan air payau. Penyakit ini menyerang organ kulit, sirip, dan insang yang baru saja menetas, hingga ikan berumur 1 bulan.


Akibat serangan penyakit gatal ini, banyak ikan yang mengalami kematian. Persentase kematian dapat mencapai 50 %.


Penyebab Penyakit Gatal: Trichodina spp., Trichodinella spp., dan Tripartiella spp.

Gejala Klinis Penyakit Gatal:

Warna tubuh pucat.

Nafsu makan menurun

Ikan tampak kurus.

Gelisah dan lamban

Ikan menjadi sering menggosok-gosokkan badan pada benda di sekitarnya, karena sisiknya terasa gatal.

Megap-megap dan sering meloncat-loncat

Terjadi kerusakan sirip, sehingga tampak menguncup atau rontok. 


Pencegahan Penyakit Gatal:

Pertahankan suhu air pada angka ≥ 29o C

Kurangi kadar bahan organik terlarut pada air.

Lakukan penggantian air secara rutin.

Berikan pakan sesuai dosis (jangan berlebihan).


Cara Mengobati Ikan Sakit Gatal:


Rendam ikan yang terinfeksi dengan menggunakan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan yang mengandung bakteri apathogen. Sehingga dapat menyerang bakteri pathogen penyebab sakit gatal.


Fungsi Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan bukan untuk mengobati secara menyeluruh namun untuk meminimalisir ikan yang terserang maupun ikan yang menunjukkan gejala.


5. Argulosi

Argulosis atau kutu ikan penghisap darah umum dijumpai sebagai penyakit ikan air tawar budidaya maupun penyakit ikan hias pada air tawar. Akibat dari serangan kutu ikan ini, ikan bisa mengalami kekurangan darah, bahkan bisa mati.


Cara penyerangan Argulus sp. ini adalah dengan melukai tubuh ikan dengan bantuan enzyme cytolytic. Kutu ikan umumnya menyerang kulit dan di bawah tutup insang ikan.

Penyebab Penyakit Argulosis: Argulus sp.

Gejala Klinis Penyakit Argulosis:

Sama halnya dengan kutu pada manusia, kutu ikan juga bisa dilihat secara kasat mata menempel pada tubuh ikan.

Akibat serangannya, dapat terjadi pendarahan disekitas tempat gigitannya.

Ikan mengalami iritasi kulit dan tampak sering menggosok-gosokkan badannya ke benda keras disekitarnya.

Tampak berenang zig-zag dan mengalami kehilangan keseimbangan.

Sering melompat ke permukaan.