Notification

×

Iklan

Iklan

Sambut Bulan Ramadan, Humanity First Indonesia Luncurkan Program Air Bersih Untuk NTT

Sabtu, 01 April 2023 | April 01, 2023 WIB Last Updated 2023-04-01T02:14:55Z

Sarainews.Com-Sabu Raijua,-Di bulan Ramadan, selain berpuasa, kita diajarkan untuk berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan. 

atas dasar itulah, Humanity First Indonesia mengajak Sobat kemanusiaan untuk melakukan kebaikan melalui program *Air Bersih untuk NTT*.


Program ini termasuk dalam program Water For Life. Pada kiprahnya, Water For Life telah dilakukan mulai tahun 2005, sejak Humanity First (HF) Indonesia berdiri. Demikian dikatakan oleh Agil Cahyo Manembah, staff program/ Koordinator Lapangan Program Air Bersih untuk NTT kepada WBN, jumad (31/03/2023) melalui pesan WhatsApp 



Pria yang akrab disapa Agil  ini menjelaskan Selain Water For Life, HF Indonesia juga memiliki berbagai program kemanusiaan lainnya, seperti Orphan care, Knowledge For Life, Food Security, dan Global Health.


"Selain Water For Life, HF Indonesia juga memiliki berbagai program kemanusiaan lainnya, seperti Orphan care, Knowledge For Life, Food Security, dan Global Health"jelasnya 



Menurutnya, Program Water For Life sendiri telah berhasil memberikan manfaat di berbagai wilayah, di antaranya Aceh, Nias, Gunungkidul, Bogor, Palu dan yang kini yang sedang dikerjakan, yaitu di Nusa Tenggara Timur (NTT).  


" NTT menjadi target lokasi program Water For Life berdasarkan assessment yang dilakukan oleh tim HF Indonesia, baik melalui studi literatur maupun survey langsung di lapangan. Saat ini, kondisi NTT masih sangat kesulitan air bersih, terutama saat memasuki musim kemarau. NTT merupakan provinsi dengan musim kemarau yang lebih panjang dibandingkan dengan provinsi lainnya serta memiliki tingkat curah hujan yang rendah. Kondisi wilayahnya yang merupakan bebatuan keras, ditambah pengaruh sosial budaya dan masalah manajemen PDAM yang belum tuntas, juga menjadi beberapa faktor sulitnya ketersediaan air bersih di NTT"  tulis Agil


Selain itu, kata Agil, banyak masyarakat NTT yang masih berpenghasilan rendah, sehingga kesulitan dalam melakukan pengeboran air karena membutuhkan biaya yang besar, dengan rentang harga 50 hingga 100 juta, tergantung dari lokasi. 


Oleh karena itu, Menurutnya warga NTT harus membeli air bersih yang mengkocek uang sebesar 300-400 ribu per bulan. Bahkan, biaya untuk beli air bersih lebih mahal dari biaya makan di sana.


Menurut Agil  Program "Air Bersih untuk NTT" akan melakukan pengeboran air di lima titik, dengan lokasi di Kabupaten TTS sebanyak 2 titik,  Di Sabu Raijua 2 Titik  dan kota kupang  1 titik


"Kami akan melakukan pengeboran air di lima titik, dengan lokasi di Kabupaten TTS sebanyak 2 titik,  Di Sabu Raijua 2 Titik  dan kota kupang  1 titik" lanjutnya


Diungkapkannya , Saat ini timnya sedang melakukan pengeboran di Kota kupang dan akan dilanjutkan di TTS dan terakhir di Kabupaten Sabu Raijua


"Saat ini, ini sedang melakukan pengeboran di Kota kupang dan akan dilanjutkan di TTS dan terakhir di Kabupaten Sabu Raijua " tutupnya (*Tim)