Notification

×

Iklan

Iklan

Pencegahan dan Pengendalian Hama Penyakit Ikan Bandeng

Kamis, 06 April 2023 | April 06, 2023 WIB Last Updated 2023-04-06T14:36:40Z

PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT IKAN BANDENG

Oleh Jhozua Patrix Willy

Taruna Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang

NIT : 22.3.06.093

PRODI : TBP C

MATA KULIAH : Hama dan Penyakit Pada Ikan 

Dosen Pengampuh : Riris Yuli Valentine, S.Pi,M.P

Ikan bandeng merupakan salah satu spesies ikan yang mempunyai nilai ekonomis untuk dikembangkan budidayanya. Jenis ikan ini sudah dikenal masyarakat luas dan sudah menjadi kegemaran serta kebutuhan konsumsi. Permintaan pasar akan ikan bandeng akhir-akhir ini terus mengalami peningkatan, sehingga hal ini menjadi suatu tantangan bagi pembudidaya untuk memenuhi permintaan tersebut.

Beberapa permasalahan yang dihadapai oleh petani tambak saat ini terutama petani tambak bandeng sederhana adalah masalah kesuburan tanah. Disinyalir beberapa areal tambak mengalami perubahan struktur tanah. Tanah dasar tambak menjadi keras dan kesulitan dalam menumbuhkan klekap selanjutnya ikan bandeng akan kekurangan makanan alami yang menyebabkan pertumbuhannya menjadi terhambat. Dalam kondisi tersebut ikan bandeng akan mengalami penurunan daya tahan tubuh sehingga memungkinkan terjadinya serangan penyakit, walaupun dalam budidaya ikan bandeng hingga saat ini belum terdengar adanya serangan penyakit, tetapi alangkah baiknya mengkondisikan ikan tersebut dalam keadaan sehat dan menghindari hal-hal yang bisa mengakibatkan timbulnya penyakit.


A.penyakit pada ikan bandeng

1. Trichodina SP

Parasit ini dinilai cukup umum kehadirannya di setiap perairan. Parasit ini biasanya akan menyerang ikan yang sebelumnya sudah mengalami gangguan, baik dari parasit lain maupun gangguan dari lingkungannya seperti luka, stres dan lain sebagainya. Jadi bisa dikatakan jika penyakit yang diakibatkan oleh parasit ini merupakan infeksi sekunder. 

Trichodina SP biasanya menyerang udang pada kolam dengan kepadatan tinggi yang biasanya akan menyebabkan pertabrakan antar ikan lebih sering terjadi. Ciri ikan bandeng yang terinfeksi oleh parasit ini adalah 

Terdapat bintik putih keabuan pada bagian kepala dan punggung.

Nafsu makan bandeng akan menurun bahkan hilang sehingga membuatnya kurus dan lemah.

Produksi lendir akan meningkat sehingga membuat bandeng terlihat lebih mengkilat dari biasanya.


2. Lernea SP

Penyakit yang disebabkan oleh parasit ini disebut dengan lerneasis yang biasanya akan menyerang ikan pada masa pembenihan atau pendederan. Pada kalangan pembudidaya, parasit ini disebut dengan cacing jangkar, karena bentuknya yang mirip jangkar.

Umumnya penyakit ini akan menimbulkan luka pada tubuh ikan dan akan ditemui secara jelas cacing jangkar melekat pada bagian tubuh yang luka. Parasit ini tentu sangat berbahaya karena ia menghisap cairan tubuh ikan. Tidak hanya itu, saat parasit ini mati, ia tetap akan menimbulkan masalah baru dengan meninggalkan bekas luka berupa lubang. Bekas luka inilah yang akan membuat ikan menjadi rentan terhadap serangan parasit lainnya.richodina SP


Parasit ini dinilai cukup umum kehadirannya di setiap perairan. Parasit ini biasanya akan menyerang ikan yang sebelumnya sudah mengalami gangguan, baik dari parasit lain maupun gangguan dari lingkungannya seperti luka, stres dan lain sebagainya. Jadi bisa dikatakan jika penyakit yang diakibatkan oleh parasit ini merupakan infeksi sekunder. 


B.Pencegan penyakit pada ikan bandengPencegan penyakit pada ikan bandeng

Pencegahan merupakan tindakan yang paling efektif untuk menanggulangi timbulnya penyakit, upaya pencegahan dapat ditempuh dengan 2 cara yaitu proteksi dan prevensi


a. Proteksi

Proteksi adalah bagaimana mengkondisikan lingkungan seoptimal mungkin agar dapat mendukung kehidupan ikan. Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mengkondisikan lingkungan tersebut adalah :

- Kualitas air

Air yang masuk ke dalam tambak harus dipastikan dalam kondisi bebas bibit penyakit, sehingga pada pintu air tersebut perlu dipasang filter. Kedalaman air juga tetap harus dipertahankan antara 1-1,2 m kedalaman air ini berkaitan dengan fluktuasi suhu sehingga dapat mengurangi terjadinya stress.

- Pakan

Kepadatan pakan alami plankton berkaitan dengan tingkat kecerahan air, semakin rendah kecerahan menunjukan kepadatan plankton semakin tinggi. Untuk menjaga kualitas air agar tetap layak untuk pertumbuhan bandeng, maka dilakukan penggantian air serta pemupukan susulan untuk penumbuhan klekap, kepadatan plankton dipertahankan pada kecerahan 35-45 cm.

- Monitoring

Kegiatan monitoring sangat penting dilakukan untuk mengetahui kondisi pertambakan, sehingga bila ditemui permasalahan dapat segera dilakukan tindakan penanggulangan.


b. Prevensi 

Prevensi yaitu mengkondisikan ikan agar tahan terhadap kemungkinan adanya serangan penyakit . Beberapa hal yang perlu kita lakukan yaitu:

- Seleksi Benih

Benih-benih bandeng yang akan ditebar dipastikan dalam kondisi sehat dan tidak membawa bibit penyakit dari tempat asalnya, oleh karena itu perlu dilakukan pemilihan benih yang memenuhi kriteria tersebut.

- Mengurangi terjadinya stress

Ikan yang mengalami stress akan menurunkan daya tahan tubuhnya, sehingga dalam kondisi tersebut ikan mudah terserang penyakit

- Mengatur padat tebar

Padat tebar benih perlu diatur agar tidak terjadi persaingan dalam mendapatkan makanan, oksigen dan ruang gerak dan sedapat mungkin menghindari terjadinya pergesekan langsung yang dapat mengakibatkan luka dan dapat menjadi media bersarangnya penyakit.