Notification

×

Iklan

Iklan

Ciptakan Iklim investasi yang Kondusif, Simon Dira Tome Akan Gandeng Investor Bangun Sabu Raijua

Senin, 13 Mei 2024 | Mei 13, 2024 WIB Last Updated 2024-05-13T08:05:25Z
Foto : Bakal Calon Bupati Sabu Raijua, Simon Petrus Dira Tome

Sarainews.Com-Sabu Raijua,- Bakal Calon Bupati Sabu Raijua dari partai Golkar, Simon Petrus Dira Tome bertekad untuk menciptakan Iklim investasi yang kondusif dan pembukaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Sabu Raijua dengan menggandeng pihak swasta.

Pasalnya, membangun satu daerah tidak sekedar berharap pada anggaran pemerintah tapi perlu kolaborasi dengan berbagai pihak seperti pihak swasta.

Demikian dikatakan oleh Simon Petrus Dira Tome kepada media ini , Minggu (11/05/2024) melalui sambungan telepon seluler 

"Membangun Sabu Raijua, kita tidak bisa berharap hanya anggaran dari pemerintah yang tentu sangat terbatas, akan tetapi kedepan perlu kolaborasi dengan pihak swasta untuk berinvestasi, tugas kita ciptakan iklim investasi yang kondusif di daerah dengan demikian tidak ada keraguan pada investor untuk berinvestasi secara masif. kita juga tidak boleh mengelola daerah hanya mengandalkan keuangan daerah yang sangat minim sementara kita tidak bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah Sendiri (PADS) untuk menopang DAU dan DAK yang dikucurkan Pemerintah pusat" ucapnya

Dijelaskannya, setiap Investor yang ingin berinvestasi harus memberikan efek yang positif terhadap kepentingan masyarakat tetapi juga perlu memperhatikan keseimbangan dengan wajib membangun hubungan yang simbion (simbiosis mutualistik) atau saling menguntungkan dan saling menghidupkan.

"Jangan sampai daerah enak tetapi investor menjadi susah jika begini maka tidak saling menghidupkan" katanya 

Dira Tome berharap ketika pihak swasta berinvestasi maka ada efek domino yang terjadi dilapangan yakni tercipta lapangan pekerjaan yang semakin masif dan luas serta menjangkau semua masyarakat baik yang berpendidikan maupun tidak berpendidikan sesuai dengan kebutuhan, 

"Harapannya ketika pihak swasta berinvestasi maka ada efek domino yang terjadi dilapangan yakni tercipta lapangan pekerjaan yang semakin masif dan luas serta menjangkau semua masyakat baik yang berpendidikan maupun tidak berpendidikan sesuai dengan kebutuhan" ujarnya 

Masih menurut SDT, yang berikut adalah terjadinya peningkatan PADS, uang segar beredar dengan baik di semua lini termasuk menyentuh kehidupan masyarakat kecil misalnya buruh, petani, nelayan, pedagang kecil dan pengusaha lokal lainnya.

Selain kolaborasi dengan investor, Kata Calon Bupati Sabu Raijua itu, kolaborasi kedepan juga akan dibangun dengan NGO maupun LSM, Akademisi dan perguruan tinggi serta lembaga-lembaga lainnya yang sangat mendesak.

Terkait kolaborasi dengan investor, menurut politisi partai Golkar itu, pihaknya sudah membuktikan dengan menggandeng PT Nataga RaiHawu Industri untuk membangun beberapa sektor seperti pertanian dan extraksi garam.

Di bidang pertanian PT. NRI telah membantu membangun beberapa embung mini bagi beberapa petani di Sabu Barat, memberikan bibit pertanian, pupuk , alat pertanian serta membantu membuka lahan pertanian bagi petani.

" Kami sudah bangun beberapa embung mini bagi petani , membantu bibit pertanian, pupuk, alat pertanian dan membantu memfasilitasi para petani membuka lahan baru untuk menanam jagung dan kacangan. ini bukan pakai anggaran pemerintah tapi saya dengan teman- menggandeng pihak swasta seperti PT NRI" jelas

Lebih lanjut, masih menurut politisi Golkar yang akan maju dalam pilkada Sabu Raijua tanggal 27 November mendatang, bukti nyata peran swasta dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi orang Sabu Raijua sejak tahun lalu PT. NRI sudah membangun sekitar 32 hektar tambak garam dan sudah berproduksi sehingga menyerap tenaga kerja mencapai 320 orang.

Dikatakannya, semua mereka diangkat menjadi karyawan PT NRI bukan hanya gaji yang diurus tetapi juga BPJS ketenaga kerjaan termasuk didalamnya tabungan pensiun bagi setiap karyawan.

Menurut Simon, jika tidak ada halangan dan rintangan maka PT. NRI milik Danny de. Mita itu, pada akhir juni nanti akan finalisasi pekerjaan tambahan tambak garam 68 ha sehingga jumlah tambak menjadi 100 ha maka akan menyerap tenaga kerja sekitar 1.000 orang


Rupanya tidak hanya PT. NRI yang geliat di Sabu Raijua, Kata Simon, diam-diam juga telah menggandeng PT. CIPTA SURYA INDUSTRI (CSI) milik pengusaha Benny Lau (pemilik PT. Blue Steel Industrie Batam).

Menurutnya, Perusahaan ini sudah start membangun dan sudah hampir rampung 18 hektar di pante bali.

Jika lahan masyarakat cukup, ungkap Simon , maka PT . CSI berniat kembangkan mencapai 1000 Hektar sehingga dengan demikian bisa membuka lapangan pekerjaan bagi ribuan masyarakat Sabu Raijua.

" Selain PT NRI kami juga sudah menggandeng PT. CIPTA SURYA INDUSTRI (CSI) milik pengusaha Benny Lau (pemilik PT. Blue Steel Industrie Batam). Perusahaan ini sudah start membangun dan sudah hampir rampung 18 ha di pante bali. Jika lahan masyarakat cukup maka PT . CSI berniat kembangkan mencapai 1000 Hektar sehingga dengan demikian bisa menyerap ribuan orang tenaga kerja jadi Kalau ada yang tanya apa yang sudah kami buat untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan membuka lapangan kerja baru , maka jawabannya silahkan bertanyapada 320 orang karyawan PT NRI yang bekerja di sekitar 32 hektar lahan tambak garam " lanjut pria yang akrab disapa Mariwu itu.


Bukan hanya itu, kata adik kandung dari Bupati Sabu Raijua Pertama, Marten Luther Dira Tome itu, kedepan dalam beberapa program dirinya juga akan tetap menggandeng pihak swasta membangun sektor-sektor lain seperti pertanian, peternakan, kelautan dan perikanan dan sudah ada beberapa investor yang siap membantu masyarakat Sabu Raijua 

"Dalam program kami kedepan, tidak hanya tambak garam yang harus kita gandeng pihak swasta tapi disektor lainnya juga akan kita lakukan kolaborasi dan kami sudah membangun komunikas yang intens dengan teman-teman investor ini dan mereka siap untuk datang membantu orang Sabu Raijua" pungkas SDT