Notification

×

Iklan

Iklan

Wakili Masyarakat adat Sabu Raijua Jack Lawa Rohi Bahas Amdal Budaya di Jakarta

Kamis, 09 Mei 2024 | Mei 09, 2024 WIB Last Updated 2024-05-09T12:30:02Z
Foto : Pose bersama Jack Lawa Rohi Usai Workshop dan Seminar Nasional Kajian Analisis Dampak Lingkungan dan Budaya (Amdal Budaya) di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Indonesia


Sarainews.Com-Jakarta,-Jakob Haba Lawa atau biasa dikenal Jack lawa Rohi mendapat kesempatan istimewa untuk mewakili Masyarakat adat Sabu Raijua untuk mengikuti Workshop dan Seminar Nasional bertajuk 'Kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan dan Budaya (Amdal Budaya)' di Jakarta.



Kegiatan yang digagas oleh Asosiasi Tradisi Lisan (ATL) bersama Lembaga Strategi Pemberdayaan Masyarakat dan Budaya (Lemsrada) berlangsung di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Indonesia (UI) pada Senin (06/05/2024)



Kepada media ini Yakob Haba Lawa mengatakan bahwa dirinya merasa terhormat dan bangga karena bisa terlibat dalam kegiatan tersebut sekaligus mempromosikan tentang Kabupaten Sabu Raijua dan kebudayaannya.



Menurut Jack, Banyak ilmu dan pengetahuan yang ia dapatkan ketika mengikuti kegiatan tersebut bersama beberapa orang guru besar dari beberapa universitas ternama di Indonesia .

"Saya merasa terhormat dan bangga karena bisa terlibat dalam kegiatan tersebut sekaligus mempromosikan tentang Kabupaten Sabu Raijua dan kebudayaannya. Banyak ilmu dan pengetahuan yang saya dapat terkait Amdal Budaya " Ucapnya 




Salah satu fenomena yang dibahas dalam kegiatan itu, kata Jack yaitu terkait analisa dampak budaya dalam setiap aktivitas pembangunan kurang mendapat perhatian atau boleh dibilang minim.

"Isu menarik yang dibahas yaitu terkait aktivitas pembangunan mulai dari tingkat pusat hingga daerah yang sering kali tidak memperhatikan Amdal Budaya"katanya 




Dikatakannya, setiap kebijakan pemerintah pusat sampai daerah harus mengutamakan aspek perlindungan budaya dan kearifan loka sesuai Amdal Budaya .

"Amdal Budaya sangat membantu masyarakat adat karena semua pembangunan harus mengutamakan aspek perlindungan budaya dan kearifan lokal yang ada dalam masyarakat adat" Pungkasnya