Notification

×

Iklan

Iklan

KPU Sabu Raijua Gandeng Orang Muda Katolik Mehona Gelar Sosialisasi Pemilih Pemula

Jumat, 17 Juli 2026 | Juli 17, 2026 WIB Last Updated 2026-07-17T13:04:36Z

 Reporter: Marthen Ga Kore 


Gambar : Foro bersama KPU Sabu Raijua bersama Orang Muda Katolik Mehona (OMK) Usai Kegiatan Sosialisasi Pemilih Pemula.


Sarainews.Com,Sabu Raijua – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sabu Raijua menggelar sosialisasi pendidikan pemilih bagi Orang Muda Katolik (OMK) Stasi Santo Fransiskus Xaverius Mehona pada Kamis (16/7/2026) di Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius Mehona, Paroki Santo Paulus Seba, Sabu Raijua. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman politik dan kesadaran demokrasi bagi pemilih pemula.


Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota KPU Kabupaten Sabu Raijua, Lodiwik Kitu dan Agustinus Mone, yang sekaligus menjadi narasumber. Turut hadir Kasubbag Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Sabu Raijua, Serafianus Thomas, bersama jajaran staf Sekretariat KPU Kabupaten Sabu Raijua, pengurus OMK, para pendamping, serta puluhan peserta dari kalangan orang muda.


Dalam sambutannya Singkatnya ,Marthen Ga Kore  Ketua OMK Stasi Santo Fransiskus Xaverius Mehona menyampaikan apresiasi kepada KPU Sabu Raijua yang telah memilih OMK Mehona sebagai salah satu sasaran kegiatan pendidikan pemilih.


“Sosialisasi ini sangat penting untuk membekali kaum muda agar memahami hak dan tanggung jawab sebagai warga negara. Kami berharap seluruh peserta menjadi pemilih yang cerdas, kritis, bertanggung jawab, serta tidak mudah terpengaruh hoaks, politik uang, maupun ujaran kebencian,” ujarnya.


Pada sesi materi, Lodiwik Kitu dan Agustinus Mone memaparkan berbagai materi mengenai kepemiluan, hak dan kewajiban sebagai pemilih, pentingnya partisipasi politik, serta peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi.

Gambar : Anggota KPU Sabu Raijua Agustinus Mone menyampaikan materi Sosialisasi 


Dalam pemaparannya, Anggota KPU Sabu Raijua, Agustinus Mone, menjelaskan bahwa meskipun tahapan pemilu belum berlangsung, KPU tetap aktif menjalankan berbagai program pendidikan pemilih dan pemutakhiran data pemilih secara berkala.


“Banyak yang mengira KPU tidak bekerja ketika tidak ada pemilu. Padahal kami terus bekerja, mulai dari pembaruan data pemilih hingga kegiatan sosialisasi seperti ini agar masyarakat semakin memahami pentingnya demokrasi,” jelasnya.


Ia mengatakan, sosialisasi di OMK Mehona merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pendidikan pemilih yang telah dilaksanakan KPU Sabu Raijua di berbagai komunitas. Ke depan, KPU akan terus menjangkau kelompok-kelompok masyarakat, termasuk komunitas keagamaan dan kelompok marginal, sebagai upaya meningkatkan partisipasi politik masyarakat sejak dini.


Menurutnya, persiapan pendidikan pemilih perlu dilakukan lebih awal mengingat tahapan pemilu mendatang akan dimulai pada tahun depan. Karena itu, KPU terus memperluas jangkauan sosialisasi agar masyarakat, khususnya pemilih pemula, memiliki pemahaman yang baik mengenai hak pilih dan proses demokrasi.


“Kami berharap adik-adik mengikuti kegiatan ini dengan baik dan aktif berdiskusi. Jika ada hal yang belum dipahami, silakan bertanya sehingga wawasan politik semakin bertambah dan nantinya dapat menjadi pemilih yang cerdas serta bertanggung jawab,” harapnya.


Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Sabu Raijua berharap pendidikan politik dapat menjangkau semakin banyak generasi muda sehingga mampu meningkatkan kualitas partisipasi masyarakat dalam setiap penyelenggaraan pemilu yang demokratis, jujur, dan berintegritas.